Photog by Peter Vidani
Powered by Tumblr
titip RINDU-ku buat dia ε(•̃⌣•̃)з

Ya Tuhan, apa yang mendera?? Sempat terfikir bahwa aku harus mengakuinya, toh tak ada yang terdzolimi dengan apa yang kurasa, karena semua manusia di dunia pasti juga merasakannya. Aku tak harus berbohong untuk sesuatu yang wajar bagi logika, ya logika kita sebagai manusia. Aku harus berani mengakuinya, rasa itu ada karena satu kata penuh makna, yaitu ‘cinta’. Ah…lega rasanya, sudah kuteriakkan dalam hati…hehe walaupun –dia- tak mendengarkannya.

Baiklah, kali ini aku berdamai dengan rasa. Ya Allah…Engkau tak hanya memberikan rasa sedih dan senang pada setiap hamba, namun Kau berikan juga semua rasa. Pelangi itu terlalu indah untuk dihapuskan, namun takkan indah jika terlukis paksa tanpa ridho dariNya. Allah..-dia- yang kau cipta, dalam pandanganku biasa saja, apa adanya, satu hal yang ku suka bagus agamanya, hmmmmm…. tapi, ada tapinya ya Allah„,’apakah demikian dalam padanganMu???’. Ah…aku tak mau menerka-nerka. Biarlah waktu yang akan menentukan arahnya dan memberi jawab sesuai kehendak Yang Kuasa.
Allah…Kau tahu sejauh mana bentuk ikhtiarku, namun…aku tak berani memastikan sejauh mana –dia- berikhtiar, karena itu semua rahasia. Allah…aku tak berani melangkah tanpa kehendakMu, tak berani memelihara rasa tanpa seizinMu, maka biarlah kusimpan sejenak atau selamanya. Allah…Kau Berkuasa atas Segala Rasa, maka satu yang ku pinta….

titip RINDU-ku buat dia ε(•̃⌣•̃)з